H
OME

Search The Current Month Archive

[sangkancil] Main Puki Anak Dara dan Janda


To sangkancil@malaysia.net
From shrifah <shrifah@pd.jaring.my>
Date Sun, 05 Nov 2000 12:36:16 +0800
Delivered-To mailing list sangkancil@lists.malaysia.net
Delivered-To sangkancil@malaysia.net
Mailing-List contact sangkancil-help@malaysia.net; run by ezmlm

Main Puki Anak Dara dan Janda

Shavian Gibril Shaw:
Why, sharifah has graduated from an exuberent anti hadeeth
zealot  specialising in SHITTING to someone vocal on main
P***,  bravo good for the anti hadeeth sect, so you're one good
example of a perverted mentality...

Shrifah:
Perverted mentality? Aisay brader,  cerita main betina tu datang
dari buku agama awak sendirilah…. Buku agama suku kaum
sunnah wal jumaah. According to Abdul Rahman Celcom the
perverted story is a “Revelation from God!”. Sejak bila awak
jadi orang anti hadith?

Shavian Gibril Shaw:
Remember the famous adage by the BN supremo: kepimpinan
melalui tauladan...keep it up on your tauladan and Cherio !!

Shrifah:
BN, BN kita tak main. Saya punya hobby ligan ulamak, tidak
kira ulamak dalam BN atau PAS. Semua kaki temberang. Lihat
Raman Celcom punya belit dan dia punya temberang, dia
boleh kata:

“Bukti2 hadeeth adalah wahyu adalah:
“02:231, 02:151, 62:02, 16:44 dan sebagainya.”

Okaylah, katakanlah kita bersetuju dia punya temberang
perkataan “AL Hikmah” dalam 02:131, 03:151 dan 62:02
sebagai hadith, dan dalam 16:44 disebabkan kerja Nabi
untuk menjelaskan, maka hadith-hadith ini menjadi sebagai
“Revelation” sebab 53:03 pula mengatakan “He does not
speak on his own”. Lepas itu nabi jadi suri teladan yang
baik untuk kamu in 33:21.

Kalau mahu tahu Rahman celcom cakap betul atau temberang
senang saja. Kita test dia punya teori “Al Hikmah” sebagai
“hadith”:

Kita petik beberapa hadith dari mana-mana buku hadis sahih
seperti cerita “SHITTING OVER TWO BRICKS”.

Kemudian kita fikir sendiri, cerita ini datang dari “Abdullah
bin  ‘Umar yang duduk diatas bumbung dan dia nampak nabi
berak atas dua ketul batu. Bagaimana “Abdullah bin ‘Umar”
punya cerita sudah jadi “hadith” atau satu “Revelation”?

Jawapannya senang saja, jelas hadith sebagai “Revelation”
ini temberang,  dan bagi Rahman Celcom untuk mempertahankan
“Revelation” temberang ini dia sudah temberang orang ramai
dengan memetik ayat-ayat Quran mengatakan maksud
“Al Hikmah” itu ialah hadith. Sebaliknya, 29 kali perkataan
“Hadith” dalam Quran dia kata maksudnya bukan “Hadith”.

Tapi kalau agama sunnah wal jumaah mengharamkan pengikut-
pengikutnya untuk berfikir, kena jadi lembu lah jawabnya. Apa
yang saya tahu, seburuk-buruk makhluk yang melata diatas
bumi ini, adalah orang-orang pekak, tuli dan tak boleh berfikir.
Nampaknya lembu pun lebih baik sikit. Tapi tak mengapalah,
Tak jadi lembu pun tak mengapa, sebab banyak pengikut-
pengikut sunnah wal jumaah mempunyai ciri-ciri kambing
dengan janggut mereka sebab mereka taat kepada “Revelation”
yang menggalakkan simpan janggut. Maklumlah nak dapat
pahala lebih…….  Tak apa lah, kambing pun kambing lah….
Tapi, lawan tetap lawan.

p.s: Let me quote the context of 62:02 in English:

“He is the one who raised among the gentile a messenger to
recite His revelation for them, sanctify them, and teach them
the scripture and wisdom. Before this they have gone astray.
Others among them refused to join. He is the almighty, the
Wise. This is God’s grace, He bestows it upon whomever He
wills. God posses unlimited grace. The example of those
who were given the Torah, then failed to study it, is that of
a donkey carrying great works of literature. Miserable indeed
is the example of those who reject God’s Revelation. God never
guides the wicked people.” 62:02-05

Nampaknya bukan Yahudi saja menjadi “donkey”, tapi suku
kaum sunnah wal jumaah pun sudah kena penyakit orang-
orang Yahudi. Orang Yahudi kata “taurat” semata-mata tidak
sempurna, mereka perlu ada kitab-kitab lain menjelaskan
“Taurat”, serupa juga yang dikatakan oleh suku kaum sunnah
wal jumaah, “Quran” saja tak cukup, kena guna kitab-kitab lain
untuk menjelaskan agama mereka. Malangnya kedua-duanya
sudah jadi “Donkey”.


--------------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send a blank message to 
<sangkancil-unsubscribe@lists.malaysia.net>
or go to <http://www.malaysia.net/lists/sangkancil>